Hidup

Kau selalu berjalan
Dengan tapak kaki
Yang kadang mengeluh
Mengapa hati ini tetap ingin melangkah lebih jauh ?

Kadang lirihan angin membuatmu menoleh
Dengan matamu yang tertutup rapat
Kedua tangan yang melebar
Mencoba membenamkan angin ke dadamu

Itulah kau, dengan segalamu
Itulah kau, kau hidup
Itulah dirimu, dengan senyummu
Itulah dirimu, hidup merengkuhku.

16 September 2013
22:37
Kini Sang kunang-kunang berbagi cahaya dengan kunang-kunang yang dulu pernah bersamanya, mereka terbang bersama, melewati malam dengan cantiknya, berputar-putar di udara, pantatnya terang benderang mengeluarkan cahaya keemasan. 

Untuk Kamu, yang nyaman bersamaku. Terimakasih Master :)


Komentar

Postingan Populer