Puisi
Isyarat
Aku dan kamu memecah hening
Saling mendengarkan
Tanpa tatapan
Hanya suaramu yang bening
Kita merekam bunyi dan tawa
Merekam suara beratmu
Di benda yang paling berharga
Memori di hati dan kepala
Kau banyak bercanda
Menebar senyum yang tak terlihat
Merangkai kata dengan metafora
Dan mengisyaratkan cinta dalam canda
Aku ikut tertawa
Meski abu-abu
Untuk mengerti
Segala isyaratmu
Kau dan aku terperangkap
Dalam kata yang bernama canda
Dalam rasa yang tak juga terungkap
Kepingan hati yang mulai terkoyak di dada
Kau selalu menang
Membuatku selalu merasa abu-abu
Kau selalu menang
Mengisyaratkan cinta dalam canda
01.05.2013 22.40 PM
Untuk yang di seberang sana
Erna Cahyani
Aku dan kamu memecah hening
Saling mendengarkan
Tanpa tatapan
Hanya suaramu yang bening
Kita merekam bunyi dan tawa
Merekam suara beratmu
Di benda yang paling berharga
Memori di hati dan kepala
Kau banyak bercanda
Menebar senyum yang tak terlihat
Merangkai kata dengan metafora
Dan mengisyaratkan cinta dalam canda
Aku ikut tertawa
Meski abu-abu
Untuk mengerti
Segala isyaratmu
Kau dan aku terperangkap
Dalam kata yang bernama canda
Dalam rasa yang tak juga terungkap
Kepingan hati yang mulai terkoyak di dada
Kau selalu menang
Membuatku selalu merasa abu-abu
Kau selalu menang
Mengisyaratkan cinta dalam canda
01.05.2013 22.40 PM
Untuk yang di seberang sana
Erna Cahyani
Komentar
Posting Komentar