Seandainya kau tahu
Hai followers balik lagi nih gue sejak beberapa hari menghilang karena banyak sekali kegiatan yang mengharuskan gue untuk tidak menyambangi warnet,dan kali ini gue senang bisa duduk di depan komputer yang bersekat (warnet) . Awal pembukaan yang mungkin bagi kalian garing .
Gue sebenarnya lagi gak mood untuk nulis kali ini , tapi karena gue pikir ada yang harus gue ceritakan jadi gue mau posting ..
Lihat deh judul postingnya mellow banget ya ? "Seandainya kau tahu" . Tentu gue bikin judul seperti ini ya ada alasannya juga , ini tentang perasaan gue dicuekin karena kesibukannya dia .
Dia yang gue maksud bukan tukang bakso di depan masjid, dia yang gue maksud juga bukan mbak-mbak pecel ayam yang dagang di samping kampus perbanas .
Dia yang gue maksud adalah .. Ya betul , pacar gue .
Gue entah kenapa sering merasa dicuekin walaupun gue tau dia sibuk, gue tau peraturan di kampus nya gak ngebolehin dia main handphone , gue tahu itu semua .
Tapi, adakah sedikit aja rasa dia untuk menegur gue lebih dulu ? . Gue mengejar .. gue gak pernah berjalan berdampingan (ini kiasan lho ya, bukan jalan berdampingan di jalanan) ya intinya dia sekarang jauh dari gue .
Gue gak masalah dia sibuk gimana-gimana , bahkan dia mau sibuk di mall juga gapapa, yang penting ada kabar . Seperti kemarin, puncak kekesalan gue, setidaknya kalo gak bawa handphone kan sebelum jalan bisa sms dulu, ini nggak lho.. gue kan gak tahu waktu itu kalo dia gak bawa handphone, yaudah akhirnya dia yang telpon gue setelah gue berkali kali sms dan nelpon dia .
Tanpa sadar berasal dari ke khawatiran gue kemarin gue menyimpulkan :
=> Gue sayang sama dia
=> Gue khawatir sama dia
=> Gue takut terjadi apa-apa sama dia
OKE !!! mungkin bagi kalian gue lebay, berlebihan, lo mau bilang gue lebay kek, TERSERAH .
Ini yang gue rasain, kalian juga pasti pernah kan merasa khawatir yang gue rasakan ?
Kalau jawabannya nggak , kalian bisa digolongkan :
1. Orang munafik
2. Gak punya perasaan
3.Homo/lesbi (eh nggak deng, setidaknya kategori yang ini dia masih punya perasaan)
Ya kira-kira seperti itulah perasaan gue kali ini , seandainya dia tahu ya ? ternyata perasaan gue sebegini dalamnya . Apa salahnya orang yang terlalu sayang dengan orang lain ? ini bicara perasaan, biasanya perasaan gak pernah salah .
Gue sebenarnya lagi gak mood untuk nulis kali ini , tapi karena gue pikir ada yang harus gue ceritakan jadi gue mau posting ..
Lihat deh judul postingnya mellow banget ya ? "Seandainya kau tahu" . Tentu gue bikin judul seperti ini ya ada alasannya juga , ini tentang perasaan gue dicuekin karena kesibukannya dia .
Dia yang gue maksud bukan tukang bakso di depan masjid, dia yang gue maksud juga bukan mbak-mbak pecel ayam yang dagang di samping kampus perbanas .
Dia yang gue maksud adalah .. Ya betul , pacar gue .
Gue entah kenapa sering merasa dicuekin walaupun gue tau dia sibuk, gue tau peraturan di kampus nya gak ngebolehin dia main handphone , gue tahu itu semua .
Tapi, adakah sedikit aja rasa dia untuk menegur gue lebih dulu ? . Gue mengejar .. gue gak pernah berjalan berdampingan (ini kiasan lho ya, bukan jalan berdampingan di jalanan) ya intinya dia sekarang jauh dari gue .
Gue gak masalah dia sibuk gimana-gimana , bahkan dia mau sibuk di mall juga gapapa, yang penting ada kabar . Seperti kemarin, puncak kekesalan gue, setidaknya kalo gak bawa handphone kan sebelum jalan bisa sms dulu, ini nggak lho.. gue kan gak tahu waktu itu kalo dia gak bawa handphone, yaudah akhirnya dia yang telpon gue setelah gue berkali kali sms dan nelpon dia .
Tanpa sadar berasal dari ke khawatiran gue kemarin gue menyimpulkan :
=> Gue sayang sama dia
=> Gue khawatir sama dia
=> Gue takut terjadi apa-apa sama dia
OKE !!! mungkin bagi kalian gue lebay, berlebihan, lo mau bilang gue lebay kek, TERSERAH .
Ini yang gue rasain, kalian juga pasti pernah kan merasa khawatir yang gue rasakan ?
Kalau jawabannya nggak , kalian bisa digolongkan :
1. Orang munafik
2. Gak punya perasaan
3.Homo/lesbi (eh nggak deng, setidaknya kategori yang ini dia masih punya perasaan)
Ya kira-kira seperti itulah perasaan gue kali ini , seandainya dia tahu ya ? ternyata perasaan gue sebegini dalamnya . Apa salahnya orang yang terlalu sayang dengan orang lain ? ini bicara perasaan, biasanya perasaan gak pernah salah .
Komentar
Posting Komentar