SEKAT


dinding memisahkan cerutu dan keretek seribuan

juga tubruk dan espresso

kawanan burung itu minta dibebaskan

tapi nanti dulu :  hingga elok warna sayapmu!


ia merapal rangkaian doa

juga gores putus asa meracau di mana-mana

"kau bilang sangkarku mahakarya!"

namun gelas minum saja tak ada


ia mulai terusik propaganda

serta janji, uang, dan tawa renyah

di balik sangkar emas

yang tak pernah membebaskan kenari kuning


dinding itu tetap kokoh

menubrukkan batas-batas logika

namun cicitnya nampak akan membisu

tak diajak bicara lagi


Kini mereka saling menatap

antara dinding dan kenari kuning itu

disekat dan menyekat

bersaing menunggu runtuh atau mati terhimpit usia


29 Mei 2016
13.37

Komentar

Postingan Populer