Pengantar tidur
Pak, malam ini cukup dingin untuk sekedar aku berbagi cerita.
Hari ini aku merasa fase hidup yang akan kutempuh semakin dekat. Semakin tinggi hal yang ingin kucapai dalam hidup, semakin sulit pula tantangan yang harus kuhadapi. Mungkin pelukanmu adalah tempat terhangat yang bisa kurindukan kini.
Ingin tumpah rasanya seluruh rasa ini jika masih tersisa waktu untuk sekadar merebahkan kepala di pundakmu. Tidakkah hati ini sudah terlalu lelah akan peran kuatnya ?
Pak, jika di kehidupan selanjutnya nanti kita bertemu, aku hanya ingin memelukmu lebih erat lagi. Biar hembus angin berkelana dengan sendirinya, maka kau hanya perlu mengawasi putrimu dari atas sana. Pastikan ia tidak diam-diam mengunyah permen karet.
Ini rahasia kita, biarlah wanita yang paling kucinta terlelap dan akan selalu kujaga di sampingku.
Selamat tidur.
Komentar
Posting Komentar