Nak
Nak, ketika kau masih kecil
bantal ibu sering kau basahi
dan ibu tahu
karena kamu mengompol
Nak, ketika kau masih kecil
kau sering kali menangis
dan ibu tahu,
karena permenmu jatuh
Sampai kini kau dewasa,
bantalmu masih suka basah
dan ibu tahu, kau tidak mengompol
karena celanamu kering
Sampai kini kau dewasa,
kau masih suka menangis
dan ibu tahu, bukan tangis seperti dulu
ketika permenmu jatuh
Tangismu kini pendek-pendek
air matamu sering kau kantongi sendiri
Nak, sampai kapan kau membohongiku
dengan berkata kau baik-baik saja ?
05 Februari 2014
00 : 15 AM
Untuk Ibu .
bantal ibu sering kau basahi
dan ibu tahu
karena kamu mengompol
Nak, ketika kau masih kecil
kau sering kali menangis
dan ibu tahu,
karena permenmu jatuh
Sampai kini kau dewasa,
bantalmu masih suka basah
dan ibu tahu, kau tidak mengompol
karena celanamu kering
Sampai kini kau dewasa,
kau masih suka menangis
dan ibu tahu, bukan tangis seperti dulu
ketika permenmu jatuh
Tangismu kini pendek-pendek
air matamu sering kau kantongi sendiri
Nak, sampai kapan kau membohongiku
dengan berkata kau baik-baik saja ?
05 Februari 2014
00 : 15 AM
Untuk Ibu .
Komentar
Posting Komentar