biarkan berjalan sebagaimana mestinya

   Hari ini gue sedang berada diwarnet tempat gue biasa main, baru balik dari kampus terus langsung kesini.
Gak ada niat apapun, apalagi ngerjain tugas, gue cuma lagi cari kesibukan positif yaituuu blogging.
Gue blogging ditemenin alunan gitar sungha jung yang tentu aja gue dengerin dari youtube.
Hari ini agak bikin kepala gue pusing. Presentasi keterampilan membaca teknik gak seperti yang gue harapkan. Gue emang presentasi tapi jauh aja dari bayangan gue tentang presentasi  hasil resensi,malesiin.
Laluselesai matakuliah itu gue ke ITC Cempaka Mas sama beti dan titik. Mereka mau servis hapenya masing -masing. Kepusingan gue menjalar dari situ, abis turun metro kepala gue kayak disengat dua tawon kanan dan kiri (walaupun sebenarnya gue belum pernah disengat tawon dikepala) . Sepulangnya dari sana gue ke kosan beti , masih dengan kepusingan yang sama.
   Menjelang jam 3, gue balik ke kampus untuk latihan menyimak. Hasil uts gue jelek. 69. Walaupun yang tertinggi dikelas gue cuma 73, gue ngerasa nilai itu ngetawain banget. Tiba-tiba gue kangen sama 35.
Cuma 35 yang bisa bikin gue bangga setengah mati ngedapetin nilai 75. Dan sekarang nilai UTS gue kuliah 69.Malu gue sama 35, coba kalau semangat belajar gue masih sama kayak di 35, gak akan UTS dapet segitu . Lalu setelah kekecewaan gue berakhir, lanjut gue latihan menyimak, hasilnya sama juga.
Entah otak gue emang beneran korslet, latihan itu sama sama ngeledekin gue, 60 dan 70 dengan soal yang gampang ! kurang bego apa gue ?!. Gue lalu langsung pulang dengan perasaan dan otak yang masih tercecer di lorong gedung Q.
   Gue ke halte busway dan nunggu transjakarta , transjakarta yang gue naiki lumayan sepi, lalu gue duduk di tangga pintu kecil disamping sopir . Sebuah lagu D'masiv banyak diputar, gue curiga sopir ini dulunya vokalis d'masiv.Sepanjang jalan gue menghayati lagu itu . "Bukan aku yang mencari mu ,bukan kamu yang mencari aku, cinta yang mempertemukan, dua hati yang berbeda ini" gue senyam senyum gak jelas.
Mungkinkah gue suatu saat nanti akan dipertemukan dengan seseorang yang bisa mengerti gue apa adanya ? Orang yang gak suka nyakitin hati dan peduli sama gue? lalu gue rasa pertanyaan gue terlalu bego .
   Gue turun transjakarta di halte dukuh atas2 dan nyambung lagi kearah ragunan turun di halte karet kuningan. Masih dijalan yang basah akibat hujan yang singkat, gue menyusuri jalan setiabudi .
Gue ingat banyak banget kenangan disini. Dari nonton bioskop di setiabudi building dan pulangnya ujan-ujanan dan makan bakso di deket citra.Gue senyum-senyum sendiri . Kayaknya emang gue harus amnesia sementara, gue ga bisa hidup dengan kenangan dia.
Makin sakit ingat kenangan dulu dengan sikapnya sekarang yang memilih untuk bebas.
   Gue berjalan terus, tiap langkah yang gue jejakkan seperti menginjak duri dan paku .
Pengen nangis dijalan,tapi gue yakin itu akan menambah kebodohan gue hari ini, jadi gue tahan untuk diam .
Gue lagi berusaha untuk menjalaninya walaupun masih ada kenangan yang terselip disetiap perjalanan gue.
Tapi gue ikhlas, dan gue berharap suatu saat ada jalan terbaik buat gue melupakan ini semua.


Komentar

Postingan Populer