Saya benar-benar ditinggal

  Sudah beberapa minggu dia pindah , kita melakukan LDR (Long Distance Relationship) . Dia mulai dapat kost-an di Bandung sana . Kita makin jarang smsan . Dia juga sering banget badmood kalo sedang smsan sama gue . Gue kangen saat dia nge jayus buat gue , saat gue coba untuk menghibur diri gue dengan ngirim sms lucu (atau garing) ke dia , dia malah kadang marah . Gue ga ngerti , dia ga ngerti perasaan gue . Ya gue tau , emang cewek itu lemah , walaupun Ibu kita Kartini bisa memperjuangkan hak-hak wanita tapi gue gak bisa menunjukkan apa yang udah dia perjuangkan , yaitu jujur . Gue sulit sekali jujur apa yang gue rasakan sama dia , mungkin Ibu kita Kartini ( R.A Kartini ) malu memiliki penerusnya macam gue ini .  Gue cewek pengecut lho ! .
  Gue pengecut ! gue selalu diam dengan apa yang orang lain hina ke gue , karena gue tau gue ga mau punya banyak masalah , gue anggap "anjing menggonggong kafilah berlalu" . Ya ada maknanya juga sih gue menerapkan prinsip itu . Tapi lama-kelamaan orang salah mengartikan kesabaran gue , mereka enak aja menghina gue . Gue punya perasaan woy ! hidup gue ga lurus-lurus aja ! .
  Oke kembali ke awal gue ditinggal . Yak , seperti yang kita tahu , pacar gue udah diterima di Universitas Padjajaran, dia udah senang dengan pilihannya . Dia gak ragu untuk ninggalin gue , dia gak khawatir sama gue . Ya.. itu bagus , semakin mudah dia mengejar cita-citanya , ya toh ? . Nah , hm .. kita bayangkan beberapa bulan kedepan kalo dia udah mulai kuliah pasti nih :
  1. Pasti dia lebih sering meng-abaikan gue
  2.Sms gue jarang dibales .
  3.Lupa sama gue .
  4. Dan yang paling buruk, lupa kalo gue pacarnya .
Mudah-mudahan hal diatas gak terjadi sama gue , dan kalaupun terjadi , berarti tuhan gak adil banget sama gue . Saat gue menyayangi seseorang, tapi balasannya mengecewakan .

  Yaudahlah do'ain aja hubungan gue sama dia akan baik-baik saja . Thanks yaa my followers :)

Komentar

Postingan Populer