cerpen

Apa yang harus aku lakukan jika melihat sahabatku sendiri puas akan kesengsaraanku. Aku sering dapat nilai dibawahnya, dan itu membuatnya bahagia sekali, karna menurutnya, aku sengsara dia bahagia. Memang sejak kejadian itu dia sangat marah pada ku , hanya karna melihatku ke toko buku bersama cowok yang dia suka. Aku juga gak tau kalo dia menyukai cowok itu, sampai akhirnya dia yang memberi tahu ku. Perasaan kecewa pasti ada dalam diriku. Marine, sahabat dekatku itu memang sangat sensitif sekali, padahal dia juga tidak menyadari pernah membuatku kecewa, yaitu dengan jadian sama cowok yang aku suka, dan Marine tau akan hal itu. Memang tak ada hak untukku melarangnya, tapi setidaknya ada perasaan tidak enak hati pada dirinya.
Aku cuma cukup tau dia jadian. Tetapi tidak sampai memusuhinya, bahkan aku masih sahabatan dengannya pada saat dia masih jadian. Apa hak ku untuk marah?gak ada!!
Tapi, hanya karna aku ada keperluan sedikit sama cowok yang ia taksir, ia malah memusuhiku, dan meninggalkan pacarnya (cowok yang aku taksir)
demi si A itu.
arkkhh....kenapa selalu kebencian?

Komentar

Postingan Populer